VALORANT Patch 13.02 Resmi Hadir, Phoenix Kena Nerf dan Mode Replication Ditunda!
-
by hpyxd
- 1
Riot Games kembali menghadirkan pembaruan terbaru untuk VALORANT melalui Patch 13.02 yang mulai tersedia pada 28 Juli 2026. Meski tidak membawa perubahan besar terhadap meta permainan, update kali ini tetap menjadi perhatian komunitas karena menghadirkan penyesuaian pada salah satu Duelist paling populer, Phoenix.
Selain perubahan terhadap Phoenix, Riot juga mengumumkan kabar yang cukup mengecewakan bagi para pemain. Mode baru All Random One Site: Replication dipastikan mengalami penundaan dan belum memiliki jadwal rilis terbaru. Sebagai gantinya, Riot menambahkan beberapa map baru ke mode Retake serta menghadirkan sederet perbaikan bug di PC maupun konsol.
Phoenix Kini Lebih Sulit Menggunakan Ultimate
Perubahan terbesar pada Patch 13.02 berfokus pada Phoenix. Dalam beberapa bulan terakhir, Agent Duelist tersebut semakin sering dipilih di berbagai level permainan, baik ranked maupun kompetitif.
Menurut Riot Games, performa Phoenix secara keseluruhan sebenarnya sudah berada dalam kondisi yang sehat. Namun, frekuensi penggunaan Ultimate miliknya dinilai terlalu tinggi dibandingkan Agent lain. Karena itu, Riot meningkatkan biaya Ultimate Run It Back dari 6 Ultimate Orb menjadi 7 Ultimate Orb.
Perubahan ini memang terlihat sederhana, tetapi akan memberikan dampak yang cukup terasa selama pertandingan. Pemain Phoenix kini membutuhkan satu orb tambahan sebelum bisa kembali mengaktifkan Ultimate, sehingga kesempatan melakukan entry menggunakan Run It Back tidak akan sesering sebelumnya.
Riot menjelaskan bahwa tujuan perubahan ini bukan untuk melemahkan Phoenix secara signifikan, melainkan agar penggunaan Ultimate miliknya lebih seimbang dengan Agent lain di dalam roster VALORANT.
Mode All Random One Site: Replication Resmi Ditunda
Selain perubahan Agent, Riot juga mengumumkan bahwa mode All Random One Site: Replication belum siap diluncurkan. Mode tersebut sebelumnya diperkenalkan sebagai kombinasi dua mode populer, yakni All Random One Site dan Replication.
Konsepnya cukup unik. Seluruh pemain akan mendapatkan Agent secara acak setiap ronde, sementara seluruh anggota tim menggunakan Agent yang sama layaknya mode Replication. Dipadukan dengan harga Ability yang lebih murah dan pertarungan hanya di satu site, mode ini diprediksi akan menghadirkan gameplay yang sangat kacau sekaligus menghibur. Sayangnya, Riot memutuskan menunda peluncurannya.
Dalam catatan patch, Riot menyebut keputusan tersebut diambil agar kualitas mode tetap sesuai harapan pemain. Hingga saat ini, belum ada tanggal rilis baru yang diumumkan.
Retake Kini Memiliki Lebih Banyak Pilihan Map
Meski mode baru ditunda, Riot tetap memberikan tambahan konten melalui mode Retake.
Patch 13.02 menghadirkan tiga map baru ke dalam rotasi Retake, yaitu:
- Split
- Lotus
- Corrode
Dengan tambahan tersebut, kini terdapat total 18 site yang tersedia di mode Retake.
Mode Retake sendiri diperkenalkan pada Patch 13.00 dan langsung mendapat sambutan positif dari komunitas. Banyak pemain menjadikannya sebagai sarana pemanasan sebelum bermain Competitive karena menawarkan tempo permainan yang cepat tanpa harus menyelesaikan satu pertandingan penuh.
Penambahan map baru diharapkan membuat pengalaman bermain Retake menjadi lebih bervariasi dan tidak monoton.
Berbagai Bug Berhasil Diperbaiki
Tidak hanya menghadirkan penyesuaian gameplay, Patch 13.02 juga membawa sejumlah perbaikan teknis. Riot memperbaiki berbagai bug yang memengaruhi lebih dari sepuluh Agent di platform PC maupun konsol. Selain itu, pengembang juga mengatasi masalah interaksi Ability dengan pintu otomatis pada map Summit yang sebelumnya sempat memunculkan beberapa bug selama pertandingan.
Walaupun mayoritas perubahan bersifat teknis, update ini diharapkan mampu meningkatkan stabilitas permainan serta mengurangi berbagai masalah yang sempat dilaporkan komunitas.
Patch Kecil, Dampaknya Tetap Besar
Sekilas, Patch 13.02 memang terlihat sebagai pembaruan berskala kecil. Namun, penyesuaian biaya Ultimate Phoenix berpotensi memengaruhi strategi banyak tim, terutama dalam pertandingan kompetitif yang mengandalkan rotasi Ultimate secara efisien.
Di sisi lain, penundaan mode All Random One Site: Replication memang menjadi kabar yang cukup mengecewakan. Meski demikian, Riot memilih memastikan mode tersebut hadir dalam kondisi optimal dibanding memaksakan perilisan yang belum matang.
Kini para pemain tinggal menunggu pembaruan berikutnya untuk mengetahui kapan mode baru tersebut akhirnya bisa dimainkan. Sementara itu, tambahan map Retake serta berbagai perbaikan bug menjadi penyegar yang cukup berarti bagi pengalaman bermain VALORANT pada pertengahan musim 2026.
Riot Games kembali menghadirkan pembaruan terbaru untuk VALORANT melalui Patch 13.02 yang mulai tersedia pada 28 Juli 2026. Meski tidak membawa perubahan besar terhadap meta permainan, update kali ini tetap menjadi perhatian komunitas karena menghadirkan penyesuaian pada salah satu Duelist paling populer, Phoenix. Selain perubahan terhadap Phoenix, Riot juga mengumumkan kabar yang cukup mengecewakan bagi…
Riot Games kembali menghadirkan pembaruan terbaru untuk VALORANT melalui Patch 13.02 yang mulai tersedia pada 28 Juli 2026. Meski tidak membawa perubahan besar terhadap meta permainan, update kali ini tetap menjadi perhatian komunitas karena menghadirkan penyesuaian pada salah satu Duelist paling populer, Phoenix. Selain perubahan terhadap Phoenix, Riot juga mengumumkan kabar yang cukup mengecewakan bagi…
