Kontroversi PUBG Mobile 2026, Item “Hand of the Almighty” Dihapus karena Dinilai Sensitif!
-
by hpyxd
- 5
PUBG Mobile kembali menjadi sorotan komunitas global setelah salah satu item terbaru dalam update Hero’s Crown menuai kontroversi.
Pihak pengembang resmi menarik item bernama “Hand of the Almighty” dari dalam game usai mendapat gelombang kritik dari pemain Muslim yang menilai nama item tersebut memiliki konotasi religius yang sensitif.
Keputusan penghapusan dilakukan tidak lama setelah protes ramai bermunculan di media sosial dan forum komunitas PUBG Mobile.
Item “Hand of the Almighty” Dianggap Sensitif
Kontroversi bermula dari item collectible yang hadir dalam mode bertema terbaru di update v4.4 Hero’s Crown. Secara fungsi, item tersebut sebenarnya tidak memberikan keuntungan gameplay tertentu dan hanya menjadi bagian dari event koleksi dalam game.
Namun masalah muncul setelah komunitas menemukan bahwa nama item tersebut dalam terjemahan bahasa Arab mengarah pada istilah “Al-Jabbar”, salah satu dari 99 nama Allah dalam ajaran Islam.

Banyak pemain Muslim menganggap penggunaan istilah yang berkaitan dengan nama Allah untuk item di game bertema peperangan sebagai sesuatu yang tidak pantas dan kurang sensitif terhadap nilai keagamaan.
Kritik pun dengan cepat menyebar di media sosial, terutama di komunitas pemain PUBG Mobile dari negara-negara mayoritas Muslim.
PUBG Mobile Langsung Minta Maaf
Menanggapi kontroversi tersebut, akun resmi PUBG Mobile di platform X langsung mengeluarkan pernyataan resmi pada 12 Mei 2026. Dalam pernyataannya, pihak pengembang menyampaikan permintaan maaf kepada komunitas dan mengaku menyesal atas keresahan yang muncul akibat item tersebut.
Mereka juga memastikan bahwa item “Hand of the Almighty” telah dihapus dari game segera setelah menerima laporan dari pemain.

PUBG Mobile menyebut pihaknya menghormati nilai, tradisi, dan keyakinan seluruh pemain dari berbagai latar belakang agama maupun budaya. Selain itu, mereka juga berjanji akan memperkuat proses evaluasi konten agar lebih sensitif terhadap isu agama dan budaya di masa mendatang.
Bukan Pertama Kalinya PUBG Mobile Dikecam
Ini bukan kali pertama PUBG Mobile menghadapi kritik terkait sensitivitas budaya dan agama. Pada 2019 lalu, game tersebut sempat menuai kontroversi setelah menghadirkan birthday crate yang desainnya dianggap menyerupai Ka’bah, situs paling suci dalam agama Islam. Kontroversi tersebut memicu seruan boikot hingga aksi penghapusan game oleh sejumlah pemain Muslim di berbagai negara.
Kemudian pada 2020, PUBG Mobile kembali mendapat kritik lewat mode Mysterious Jungle di map Sanhok. Mode tersebut memiliki mekanisme di mana pemain harus membungkuk di depan totem untuk memulihkan HP karakter. Fitur itu kemudian dianggap mempromosikan praktik penyembahan berhala yang bertentangan dengan ajaran Islam. Akhirnya fitur tersebut juga dihapus dari game setelah menerima banyak protes.
Komunitas Apresiasi Respons Cepat PUBG Mobile
Meski kontroversi sempat memanas, banyak pemain mengapresiasi langkah cepat PUBG Mobile dalam merespons kritik komunitas. Sebagian besar pemain menilai tindakan penghapusan item dan permintaan maaf resmi menjadi bukti bahwa pengembang serius menjaga hubungan baik dengan komunitas global yang sangat beragam.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi industri game internasional untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan istilah, simbol, maupun referensi budaya dan agama dalam konten game mereka.
Dengan basis pemain yang tersebar di berbagai negara dan latar belakang budaya, sensitivitas terhadap isu semacam ini kini menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan game modern.
PUBG Mobile kembali menjadi sorotan komunitas global setelah salah satu item terbaru dalam update Hero’s Crown menuai kontroversi. Pihak pengembang resmi menarik item bernama “Hand of the Almighty” dari dalam game usai mendapat gelombang kritik dari pemain Muslim yang menilai nama item tersebut memiliki konotasi religius yang sensitif. Keputusan penghapusan dilakukan tidak lama setelah protes…
PUBG Mobile kembali menjadi sorotan komunitas global setelah salah satu item terbaru dalam update Hero’s Crown menuai kontroversi. Pihak pengembang resmi menarik item bernama “Hand of the Almighty” dari dalam game usai mendapat gelombang kritik dari pemain Muslim yang menilai nama item tersebut memiliki konotasi religius yang sensitif. Keputusan penghapusan dilakukan tidak lama setelah protes…
