15 Juara TI Masih Bertahan! Siapa yang Bakal Angkat Aegis Kedua atau Ketiga di 2026?
-
by hpyxd
- 14

Perburuan Aegis of Champions di The International 2026 (TI15) semakin menarik setelah fase grup dan tiebreaker berakhir. Dari delapan tim yang berhasil mengamankan tiket ke playoff, terdapat 15 pemain yang sebelumnya pernah menjadi juara The International.
Mereka kini kembali memiliki kesempatan untuk menambah koleksi trofi. Bahkan, lima pemain berpeluang mencatat sejarah sebagai juara TI tiga kali, sementara 10 pemain lainnya mengincar gelar kedua.
Menariknya, hanya PARIVISION dan BetBoom Team yang tidak memiliki mantan juara The International dalam roster mereka. Artinya, enam dari delapan tim yang masih bertahan memiliki setidaknya satu pemain yang berpotensi mengangkat Aegis untuk kedua atau bahkan ketiga kalinya.

Lima Pemain Berburu Gelar TI Ketiga
Persaingan paling menarik tentu datang dari lima pemain yang sudah dua kali memenangkan The International. Jika berhasil menjadi juara TI 2026, mereka akan masuk ke dalam kelompok elite pemain yang telah mengoleksi tiga Aegis.
Kelima pemain tersebut adalah:
33 — juara TI11 dan TI13
skiter — juara TI11 dan TI14
Sneyking — juara TI11 dan TI14
Yatoro — juara TI10 dan TI12
Collapse — juara TI10 dan TI12
Kelima nama tersebut memiliki pengalaman luar biasa di panggung terbesar Dota 2. Mereka bukan hanya pernah menjadi juara, tetapi juga sudah merasakan tekanan pertandingan playoff dan grand final The International.
Namun, persaingan untuk menjadi juara tiga kali sudah kehilangan dua nama besar. Miroslaw “Mira” Kolpakov dan Topias “Topson” Taavitsainen telah tersingkir dari TI 2026. Mira sebelumnya memenangkan TI10 dan TI12. Sementara itu, Topson memiliki dua gelar dari TI8 dan TI9. Keduanya gagal melanjutkan misi menambah koleksi Aegis mereka tahun ini.

10 Pemain Mengincar Aegis Kedua
Selain lima pemain yang mengejar gelar ketiga, terdapat 10 pemain lain yang pernah menjadi juara The International dan kini memiliki kesempatan untuk memenangkan Aegis kedua.
Daftar tersebut terdiri dari:
Malr1ne — TI14
ATF — TI14
Cr1t- — TI14
miCKe — TI13
Nisha — TI13
Boxi — TI13
Saksa — TI11
Larl — TI12
SumaiL — TI5
GH — TI7
Kehadiran nama-nama tersebut membuat playoff TI 2026 dipenuhi pemain dengan pengalaman juara. Mereka tentu sudah memahami bagaimana tekanan pertandingan bisa berubah ketika turnamen memasuki fase akhir.
SumaiL bahkan menjadi salah satu pemain dengan sejarah paling panjang dalam daftar tersebut. Ia memenangkan TI5 dan kini kembali mendapatkan kesempatan untuk menambah Aegis setelah lebih dari satu dekade berlalu.
Hanya Dua Tim Tanpa Mantan Juara TI
Dari delapan peserta playoff, hanya PARIVISION dan BetBoom Team yang tidak mempunyai pemain yang pernah memenangkan The International. Sementara enam tim lainnya setidaknya memiliki satu mantan juara dalam roster. Dengan demikian, 75 persen peserta playoff memiliki pemain yang berpotensi mengangkat Aegis untuk kedua atau ketiga kalinya.
Namun, angka 75 persen tersebut bukan berarti peluang matematis enam tim tersebut untuk menjadi juara. Angka itu hanya menunjukkan proporsi peserta playoff yang memiliki setidaknya satu mantan juara TI.
Jika salah satu dari enam tim tersebut berhasil memenangkan TI 2026, setidaknya satu pemain dalam roster mereka akan mendapatkan gelar kedua atau ketiga. Sebaliknya, jika PARIVISION atau BetBoom Team keluar sebagai juara, seluruh pemainnya akan mendapatkan Aegis pertama dalam karier mereka.
Perburuan Aegis Memasuki Babak Penentuan
Dengan fase grup dan tiebreaker yang telah selesai, seluruh perhatian kini tertuju pada playoff TI 2026. Pertandingan utama akan mempertemukan delapan tim yang berhasil bertahan dari persaingan panjang sejak 13 Agustus.
Bagi para mantan juara, playoff menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa pengalaman masih bisa menjadi senjata penting. Namun, lawan-lawan mereka juga datang dengan ambisi besar dan tidak akan memberikan kemenangan secara cuma-cuma.
Jika salah satu dari lima pemain dua kali juara mampu mengangkat Aegis lagi, sejarah baru akan tercipta di Dota 2. Di sisi lain, munculnya juara baru dari PARIVISION atau BetBoom Team juga dapat menjadi cerita besar dalam TI 2026.
Satu hal yang pasti, The International 2026 bukan sekadar perebutan trofi bagi delapan tim tersisa. Bagi 15 mantan juara yang masih bertahan, Shanghai menjadi medan perjuangan untuk menambah sejarah dalam perjalanan karier mereka.
Perburuan Aegis of Champions di The International 2026 (TI15) semakin menarik setelah fase grup dan tiebreaker berakhir. Dari delapan tim yang berhasil mengamankan tiket ke playoff, terdapat 15 pemain yang sebelumnya pernah menjadi juara The International. Mereka kini kembali memiliki kesempatan untuk menambah koleksi trofi. Bahkan, lima pemain berpeluang mencatat sejarah sebagai juara TI tiga…
Perburuan Aegis of Champions di The International 2026 (TI15) semakin menarik setelah fase grup dan tiebreaker berakhir. Dari delapan tim yang berhasil mengamankan tiket ke playoff, terdapat 15 pemain yang sebelumnya pernah menjadi juara The International. Mereka kini kembali memiliki kesempatan untuk menambah koleksi trofi. Bahkan, lima pemain berpeluang mencatat sejarah sebagai juara TI tiga…
