PARIVISION Juara Dota 2 EWC 2026! Sentuhan Puppey Berbuah Dua Gelar Tier-1 dalam Semusim
-
by hpyxd
- 8
PARIVISION menegaskan statusnya sebagai tim Dota 2 terbaik saat ini setelah sukses menjuarai Dota 2 Esports World Cup (EWC) 2026. Tim asal Eropa Timur tersebut mengalahkan rival regionalnya, BetBoom Team, dengan skor 3-1 pada Grand Final yang berlangsung di Paris Expo Porte de Versailles, Prancis.
Kemenangan ini membawa PARIVISION meraih hadiah utama sebesar US$750.000 dari total prize pool senilai US$2 juta. Selain itu, mereka juga mengamankan 1.000 poin EWC Club Championship, jumlah poin terbesar yang diberikan dalam satu turnamen sepanjang musim Esports World Cup.
Gelar tersebut menjadi pencapaian penting bagi PARIVISION karena merupakan trofi Tier-1 kedua mereka pada musim kompetitif 2025–2026. Menariknya, kedua gelar itu diraih setelah legenda Dota 2 Clement “Puppey” Ivanov dipercaya menjadi pelatih kepala pada Januari 2026.
Dominasi PARIVISION Terlihat Sejak Babak Grup
Perjalanan PARIVISION menuju tangga juara berlangsung nyaris sempurna. Datang sebagai salah satu unggulan bersama Team Yandex, mereka langsung menunjukkan kualitasnya sejak fase grup.
Berlaga di Grup C, PARIVISION mencatatkan rekor impresif 9-1. Mereka menyapu bersih kemenangan atas Vici Gaming, MOUZ, REKONIX, dan Team Nemesis, sementara satu-satunya hasil yang gagal dimenangkan terjadi saat bermain imbang melawan juara bertahan Team Spirit.
Catatan tersebut memastikan PARIVISION finis sebagai pemuncak grup dan langsung melaju ke babak playoff tanpa harus melewati Survival Stage.
Dominasi mereka berlanjut pada fase gugur. PARIVISION menyingkirkan Rune Eaters Esports di perempat final sebelum menghadapi Team Yandex pada semifinal.
Laga melawan Yandex bahkan disebut banyak analis sebagai “final sesungguhnya” karena mempertemukan dua kandidat utama juara. PARIVISION keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 dan mengamankan tiket menuju partai puncak.
BetBoom Sempat Memberi Perlawanan
Di sisi lain, BetBoom Team harus menempuh perjalanan lebih panjang. Mereka lolos dari Survival Stage setelah mengalahkan LGD Gaming, kemudian melanjutkan tren positif dengan menyingkirkan Nigma Galaxy dan Vici Gaming di babak playoff.
Pada Grand Final, BetBoom tampil mengejutkan dengan merebut kemenangan pada game pertama. Bermodalkan permainan agresif Matvey “MieRo” Vasyunin menggunakan Timbersaw dan Ilja “Kiritych” Ulyanov memakai Clinkz, mereka berhasil mengontrol jalannya pertandingan dan unggul 1-0 setelah menang dalam waktu 47 menit.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama.
PARIVISION Bangkit dan Menutup Final dengan Dominan
Setelah kehilangan game pembuka, PARIVISION menunjukkan mental juara. Game kedua berlangsung sangat sengit selama 62 menit sebelum akhirnya mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Kemenangan tersebut menjadi titik balik yang mengubah jalannya seri.
Memasuki game ketiga, PARIVISION tampil jauh lebih percaya diri dan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan untuk berbalik unggul 2-1.
Dominasi mereka mencapai puncaknya pada game keempat. PARIVISION mengakhiri pertandingan hanya dalam waktu 36 menit dengan keunggulan kill 29-7, memperlihatkan perbedaan kelas yang cukup mencolok. Dalam laga penentuan tersebut, Alan “Satanic” Gallyamov menjadi mesin eliminasi dengan mencatatkan sembilan kill dan delapan assist menggunakan Lifestealer.
Sementara Volodymyr “No[o]ne” Minenko kembali membuktikan dirinya sebagai playmaker utama tim melalui Pangolier dengan torehan enam kill dan 15 assist.
Kontribusi besar juga datang dari Naltakyan “9Class”, yang tampil impresif menggunakan Keeper of the Light dengan lima kill dan 12 assist. Menariknya, kemenangan tersebut bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-23.
Noticed Dinobatkan Sebagai MVP Turnamen
Selain mengangkat trofi juara, PARIVISION juga membawa pulang penghargaan individu. Offlaner mereka, Evgeniy “Noticed” Ignatenko, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) turnamen sekaligus memperoleh bonus tambahan sebesar US$25.000.
Noticed bergabung bersama PARIVISION pada pertengahan 2026 setelah sebelumnya membela Team Yandex. Kehadirannya langsung meningkatkan kualitas permainan di posisi offlane.
Sepanjang Esports World Cup, ia tampil konsisten dalam mengatur tempo pertarungan, membuka inisiasi, serta menciptakan ruang bagi rekan-rekannya untuk mendominasi team fight. Penampilannya dinilai sebagai salah satu yang paling stabil dibanding seluruh peserta turnamen.
Sentuhan Puppey Jadi Kunci Kebangkitan PARIVISION
Kesuksesan PARIVISION musim ini tidak bisa dilepaskan dari peran besar Puppey. Legenda asal Estonia tersebut dikenal sebagai juara The International 2011 bersama Natus Vincere dan menghabiskan lebih dari satu dekade sebagai kapten Team Secret. Pada Januari 2026, ia memulai babak baru dalam kariernya dengan menerima posisi sebagai pelatih kepala PARIVISION.
Sejak saat itu, perubahan besar langsung terlihat. Tim berhasil menjuarai DreamLeague Season 29 pada Mei sebelum melengkapi koleksi trofi mereka lewat gelar Esports World Cup 2026.
Banyak pengamat menilai kemampuan Puppey dalam menyusun draft serta melakukan penyesuaian strategi di tengah pertandingan menjadi faktor utama di balik konsistensi PARIVISION. Bahkan pada Grand Final, sejumlah analis menyebut instruksi Puppey setelah kekalahan di game pertama menjadi momentum yang mengubah arah pertandingan.
Dengan dua gelar Tier-1 dalam waktu enam bulan, tambahan 1.000 poin Club Championship, serta performa yang nyaris tanpa cela sepanjang Esports World Cup, PARIVISION kini menjadi tim yang paling diperhitungkan menjelang The International 2026. Jika mampu mempertahankan performa tersebut, bukan tidak mungkin skuad asuhan Puppey akan melengkapi musim luar biasa mereka dengan mengangkat Aegis of Champions, trofi paling bergengsi di dunia Dota 2.
PARIVISION menegaskan statusnya sebagai tim Dota 2 terbaik saat ini setelah sukses menjuarai Dota 2 Esports World Cup (EWC) 2026. Tim asal Eropa Timur tersebut mengalahkan rival regionalnya, BetBoom Team, dengan skor 3-1 pada Grand Final yang berlangsung di Paris Expo Porte de Versailles, Prancis. Kemenangan ini membawa PARIVISION meraih hadiah utama sebesar US$750.000 dari…
PARIVISION menegaskan statusnya sebagai tim Dota 2 terbaik saat ini setelah sukses menjuarai Dota 2 Esports World Cup (EWC) 2026. Tim asal Eropa Timur tersebut mengalahkan rival regionalnya, BetBoom Team, dengan skor 3-1 pada Grand Final yang berlangsung di Paris Expo Porte de Versailles, Prancis. Kemenangan ini membawa PARIVISION meraih hadiah utama sebesar US$750.000 dari…
