Breaking: Esports World Cup 2026 Pindah Ke Prancis, Bukan Lagi Arab Saudi, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
by hpyxd
- 3
Kabar besar datang dari dunia kompetitif esports global. Esports World Cup (EWC) 2026 dipastikan tidak lagi berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, seperti dua edisi sebelumnya. Untuk pertama kalinya sejak digelar, ajang esports terbesar di dunia itu akan berpindah lokasi dan diselenggarakan di Paris, Prancis.
Pengumuman resmi disampaikan oleh penyelenggara melalui Esports Foundation pada 21 Mei 2026. Turnamen raksasa tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 6 Juli hingga 23 Agustus 2026.
Perpindahan venue ini langsung memicu berbagai spekulasi di kalangan komunitas, terutama terkait kondisi geopolitik yang masih memanas di kawasan Timur Tengah.
Apakah Konflik Timur Tengah Jadi Alasan EWC Pindah?
Muncul pertanyaan besar setelah pengumuman tersebut: apakah situasi geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama di balik perpindahan EWC dari Riyadh ke Paris?
Dalam pernyataan resminya, Esports Foundation tidak menyebutkan secara langsung alasan politik atau keamanan sebagai penyebab perubahan lokasi.
Sebaliknya, penyelenggara menjelaskan bahwa perpindahan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk mengembangkan EWC menjadi platform kompetisi global melalui kolaborasi dengan berbagai negara dan tuan rumah internasional.
Artinya, rotasi penyelenggaraan yang sebelumnya direncanakan untuk masa mendatang dipercepat mulai tahun ini.
Meski begitu, karena keputusan tersebut datang di tengah ketidakstabilan kawasan Timur Tengah, spekulasi dari publik pun sulit dihindari.
Paris Jadi Kota Internasional Pertama dalam Sejarah EWC
Paris resmi mencatat sejarah sebagai kota pertama di luar Arab Saudi yang dipercaya menjadi tuan rumah Esports World Cup. CEO Esports Foundation, Ralf Reichert, menyebut Riyadh memiliki peran penting dalam membangun EWC menjadi fenomena global dan salah satu pusat esports dunia. Namun kini penyelenggara melihat Paris sebagai lokasi ideal untuk membuka babak baru.

Menurutnya, ibu kota Prancis itu telah lama dikenal sebagai pusat olahraga internasional, budaya, hiburan, hingga penyelenggara berbagai event besar dunia. Antusiasme komunitas esports di Prancis juga disebut menjadi salah satu alasan kuat pemilihan kota tersebut.
Dengan keputusan ini, EWC tampaknya mulai bergerak menuju model kompetisi internasional layaknya ajang olahraga global lain yang berganti tuan rumah secara berkala.
EWC 2025 Pecahkan Rekor Penonton Dunia
Sebelum berpindah ke Paris, Esports World Cup terus menunjukkan pertumbuhan besar dari sisi popularitas. Pada penyelenggaraan sebelumnya, EWC 2025 berhasil menjangkau lebih dari 750 juta penonton global dengan total lebih dari 350 juta jam tayang.
Angka penonton bersamaan (concurrent viewers) bahkan sempat menyentuh 8 juta orang, mempertegas posisi EWC sebagai salah satu event esports terbesar di dunia.
Di edisi tersebut, Team Falcons sukses keluar sebagai juara sekaligus mempertahankan gelar mereka setelah kemenangan pada tahun sebelumnya.
EWC 2026 Hadirkan 24 Game dan Hadiah Fantastis
Skala turnamen tahun ini dipastikan tidak mengecil meski berganti lokasi.
Esports World Cup 2026 akan menghadirkan:
Lebih dari 2.000 pemain profesional
Sekitar 200 organisasi esports
Perwakilan dari 100 negara
Total 24 game kompetitif
25 turnamen berbeda
Prize pool lebih dari US$75 juta atau sekitar Rp1,3 triliun
Nominal tersebut menjadikan EWC sebagai salah satu turnamen esports dengan hadiah terbesar di dunia.
Daftar Game yang Dipertandingkan di EWC 2026
Berbagai judul populer dipastikan kembali masuk dalam daftar kompetisi tahun ini, termasuk game mobile hingga PC.
Beberapa di antaranya:
VALORANT
Dota 2
Mobile Legends: Bang Bang
Free Fire
League of Legends
PUBG Battlegrounds
Counter-Strike 2
Honor of Kings
Street Fighter
Tekken 8
Chess
Masih ada sejumlah judul lain yang akan diumumkan lebih lanjut menjelang turnamen dimulai.
Perpindahan ke Paris Bisa Jadi Awal Era Baru EWC
Keputusan memindahkan Esports World Cup ke Paris menjadi langkah penting dalam evolusi turnamen ini. Terlepas dari spekulasi soal kondisi Timur Tengah, perubahan tersebut menunjukkan ambisi EWC untuk berkembang menjadi kompetisi esports global dengan sistem rotasi tuan rumah.
Jika strategi ini berhasil, bukan tidak mungkin di masa depan EWC akan digelar di berbagai negara lain dan semakin menyerupai model penyelenggaraan event olahraga dunia seperti Olimpiade atau Piala Dunia.
Satu hal yang pasti, dengan hadiah jumbo, peserta lintas negara, dan deretan game populer, EWC 2026 tetap menjadi salah satu turnamen esports paling ditunggu tahun ini.
Kabar besar datang dari dunia kompetitif esports global. Esports World Cup (EWC) 2026 dipastikan tidak lagi berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, seperti dua edisi sebelumnya. Untuk pertama kalinya sejak digelar, ajang esports terbesar di dunia itu akan berpindah lokasi dan diselenggarakan di Paris, Prancis. Pengumuman resmi disampaikan oleh penyelenggara melalui Esports Foundation pada 21 Mei…
Kabar besar datang dari dunia kompetitif esports global. Esports World Cup (EWC) 2026 dipastikan tidak lagi berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, seperti dua edisi sebelumnya. Untuk pertama kalinya sejak digelar, ajang esports terbesar di dunia itu akan berpindah lokasi dan diselenggarakan di Paris, Prancis. Pengumuman resmi disampaikan oleh penyelenggara melalui Esports Foundation pada 21 Mei…
