48 Jawara Kota Lolos Grand Finals PMIO 2026, Persaingan Makin Panas

  • 15

48 tim jawara dari 24 kota resmi lolos ke Grand Finals 2026 PMIO City Qualifier setelah menyelesaikan Round 2. Kendati tak maksmal di 2026 PMPL ID Spring, BOOM Esports dan Alter Ego Ares berhasil tampil galak di Jakarta. Dari 13 tim PMPL ID hanya tersisa 7 saja yang masih bertahan.

Sementara itu, tim PMPL lainnya, VOIN Chaikery merajai Kota Semarang. Hingga hari ini, VOIN jadi tim pemegang rekor poin tertinggi di PMIO dengan 145 poin dalam sehari.

Persaingan sungguh ketat di 2026 PMIO City Qualifier, bahkan sampai Runner-up 2026 PMPL ID Spring tumbang sejak Round 1. Tim komunitas perempuan seperti VICTORIA AUT MORS dan CIWI PABJI turut bersinar hingga Round 2. 

2026 PUBG MOBILE Indonesia Open (2026 PMIO) hampir menyelesaikan periode City Qualifier. Sebagai informasi, PMIO City Qualifier adalah tahap kualifikasi awal yang diselenggarakan di berbagai wilayah (regional hub) di Indonesia untuk menjaring tim-tim terbaik dari level amatir hingga profesional agar dapat melaju ke fase berikutnya dalam turnamen PMIO.
Jawara tiap kota dari 24 kota di Indonesia, semua telah menuntaskan Round 2 dan siap berkontestasi menuju babak akhir dari 2026 PMIO City Qualifier. Simak sampai habis artikel ini untuk mengetahui rangkuman sejauh apa City Qualifier berlangsung!

AE dan BOOM Mengamuk di Jakarta, VOIN Chaikery Rajai Kota Semarang

Sebagai bagian dari komitmen “Esports for Every #1”, PUBG MOBILE menghadirkan 2026 PMIO sebagai turnamen yang terbuka untuk seluruh pemain di Indonesia—mulai dari amatir hingga profesional. Tanpa biaya pendaftaran, kompetisi ini memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk bersaing, selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Tim-tim terbaik dari berbagai level tersebut akan bertarung di PMIO City Qualifier. Selanjutnya, mereka yang lolos akan kembali diadu di PMIO Main Event untuk memperebutkan satu-satunya tiket menuju panggung global, yaitu PUBG MOBILE Global Open (PMGO). Menjelang PMIO City Qualifier Grand Finals, hanya dua tim terbaik dari setiap kota yang berhak melaju sebagai perwakilan wilayahnya.

Dari Kota Jakarta, persaingan terlihat sangat sengit. Sejumlah raksasa esports Indonesia seperti Team RRQ, Bigetron by Vitality, BOOM Esports, Alter Ego Ares, dan lainnya turut ambil bagian. Pada akhirnya, BOOM Esports dan Alter Ego Ares tampil dominan dengan mengamankan posisi pertama dan kedua. Meski performa mereka di PMPL musim lalu tidak terlalu menonjol, keduanya berhasil membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan dan berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk mewakili Indonesia.

Dominasi datang dari VOIN Chaikery di Kota Semarang. Untuk sementara ini, VOIN mencatatkan rekor poin tertinggi di PMIO dengan total 145 poin. Performa mereka semakin impresif setelah Zeta dan tim berhasil mengamankan lima WWCD hanya dalam satu hari.
Dari Bandung pun, tim PMPL Glu Blug berhasil menjadi juara di Round 2 dengan dulangan poin hingga 118 dan lolos ke PMIO City Qualifier Grand Finals bersama dengan runner-up-nya, Nat Esports. Namun bila bicara tentang PMIO, ini bukanlah ajang bagi tim PMPL saja yang menyala.

Komunitas PUBG MOBILE Esports Menyala, Runner-up PMPL Dibikin Tak Berkutik!

PMIO menjadi panggung bagi komunitas PUBG MOBILE Esports untuk unjuk gigi. Sejumlah tim PMPL bahkan harus tersingkir oleh tim komunitas, membuktikan betapa ketatnya persaingan menuju PMIO Main Event.

Salah satu kejutan datang dari Kota Manado. Tim runner-up 2026 PMPL ID Spring, Pangeran McJoe, harus tersingkir lebih awal, bahkan sejak ronde pertama, oleh tim-tim komunitas Manado. Hal ini semakin menegaskan reputasi Manado sebagai kota penghasil talenta berbakat di skena PUBG MOBILE Esports, seperti Rosemary, Satar, dan lainnya. Kini, regenerasi pemain berbakat kembali terlihat.

Bahkan pemain sekelas Satar, yang tengah berada di masa primanya sebagai pemain pinjaman dari Bigetron by Vitality ke Pangeran McJoe, turut merasakan sengitnya persaingan dari kota asalnya sendiri.

Pada akhirnya, dua tim yang berhasil lolos ke Grand Finals PMIO dari Kota Manado adalah NUV Esports dan BYE TONTENG. Persaingan di babak Round 2 pun berlangsung sangat ketat, terutama di posisi empat besar. Selisih poin antara peringkat pertama hingga keempat hanya terpaut dua poin. NUV Esports dan BYE TONTENG sama-sama mengoleksi 64 poin. Namun, NUV Esports berhak menempati posisi lebih tinggi setelah unggul dalam jumlah WWCD dengan total tiga kali, sehingga memenangkan tiebreaker head-to-head.

Dari Kota Samarinda dan Kendari, terdapat pemandangan menarik di mana dua tim komunitas perempuan berhasil melaju hingga Round 2. VICTORIA AUT MORS dari Samarinda dan CIWI PABJI dari Kendari tampil cukup impresif, terbukti dengan keberhasilan mereka menembus fase tersebut. Meski demikian, perjalanan keduanya harus terhenti di Round 2, karena belum berhasil mengamankan tempat di Grand Finals PMIO City Qualifier.
Dari 13 tim PMPL ID yang mendaftar, tersisa hanya 7 tim saja yang masih aktif hingga round Grand Finals City Qualifier.

48 Tim Siap Beradu di Grand Finals 2026 PMIO City Qualifier!

Maka dengan usainya= rangkaian Round 2, segera tiba fase Grand Finals 2026 PMIO City Qualifier. Adapun rincian 48 tim dengan jadwal tanding Grand Finals 2026 PMIO City Qualifier adalah sebagai berikut:

Group A (Kamis, 30 April 2026)
Lehigh Valley Medan Magnet (Bali)
Devil Dice Bali (Bali)
Mekanik Tua (Medan)
Night Wolf Esport (Medan)
RSP Gasak (Pontianak)
Tulang Punggung (Pontianak)
ID Dolphin (Samarinda)
Dotcom Esport (Samarinda)
VOIN Chakey (Semarang)
Next Cokelat (Semarang)
Trick Stellar (Palangkaraya)
Namarsuna Jaya (Palangkaraya)
NUV Esports (Manado)
Byte Tonteng (Manado)
MMA Esports 2 (Banjarmasin)
Nemeziz Tawakkal (Banjarmasin)

Group B (Jumat, 1 Mei 2026)
Papua Player Esport (Jayapura)
Arafa Berkah (Jayapura)
Geraldine (Pekanbaru)
GA GP (Pekanbaru)
Bombastic Felicio (Ternate)
Vertical Peace (Ternate)
Vale Esports (Kendari)
Team Octaflow (Kendari)
Ze Kurkur (Surabaya)
Original Gank (Surabaya)
Lernaean Hydra (Batam)
Emsix Squad Cartel 119 (Batam)
Dewa United Ash (Tangerang)
Zenox ID (Tangerang)
Cyberpunk KU (Purwokerto)
Team Pick (Purwokerto)

Group C (Sabtu, 2 Mei 2026)
BOOM Esports (Jakarta)
Alter Ego Ares (Jakarta)
Glubug (Bandung)
Nat Esports (Bandung)
Staven Esports (Aceh)
Predator Anomali (Aceh)
LPG Esports (DI Yogyakarta)
PVNK OVM (DI Yogyakarta)
Tim Inti (Depok)
ARPM Esports (Depok)
27 AP (Makassar)
Srepet Area (Makassar)
ESI Pasaman (Padang)
A9M (Padang)
Nathan Squad (Lombok)
PS (Lombok)

Dengan membawa status sebagai jawara dari masing-masing kota, 48 tim ini siap saling sikut di Grand Finals 2026 PMIO City Qualifier demi membuktikan siapa jawara sejati yang layak melangkah ke PMIO Main Event dan panggung global PMGO. Mari kita nanti bersama tim mana saja yang akan lolos ke round berikutnya!

48 tim jawara dari 24 kota resmi lolos ke Grand Finals 2026 PMIO City Qualifier setelah menyelesaikan Round 2. Kendati tak maksmal di 2026 PMPL ID Spring, BOOM Esports dan Alter Ego Ares berhasil tampil galak di Jakarta. Dari 13 tim PMPL ID hanya tersisa 7 saja yang masih bertahan. Sementara itu, tim PMPL lainnya,…

48 tim jawara dari 24 kota resmi lolos ke Grand Finals 2026 PMIO City Qualifier setelah menyelesaikan Round 2. Kendati tak maksmal di 2026 PMPL ID Spring, BOOM Esports dan Alter Ego Ares berhasil tampil galak di Jakarta. Dari 13 tim PMPL ID hanya tersisa 7 saja yang masih bertahan. Sementara itu, tim PMPL lainnya,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *